FAME Indonesia Bahas Pentingnya Sistem Akuntansi Sehat untuk Mewujudkan Kemerdekaan Finansial Pelaku Usaha

FAME Indonesia Bahas Pentingnya Sistem Akuntansi Sehat untuk Mewujudkan Kemerdekaan Finansial Pelaku Usaha

👤 FAME Indonesia | 📅 29 Agustus 2026

Forum Akuntansi, Manajemen, dan Ekonomi (FAME) Indonesia kembali menghadirkan ruang berbagi ilmu melalui webinar bersama DPW FAME Nusa Tenggara Timur dengan tema “Merdeka Finansial bagi Pelaku Usaha: Membangun Sistem Akuntansi Sehat untuk Bisnis Berkelanjutan.”

Webinar ini mengangkat isu penting mengenai bagaimana pelaku usaha dapat membangun kondisi finansial yang lebih sehat melalui sistem akuntansi dan pengelolaan keuangan yang baik. Kemerdekaan finansial bagi pelaku usaha tidak hanya berkaitan dengan besarnya omzet yang diperoleh, tetapi juga bagaimana sebuah bisnis memiliki sistem yang mampu menjaga, mengelola, dan mengembangkan sumber daya keuangannya.

Dalam materi yang disampaikan, narasumber selaku Ketua DPW FAME Nusa Tenggara Timur menekankan pentingnya membangun sistem akuntansi yang sehat sebagai salah satu fondasi bagi keberlanjutan bisnis. Sistem pencatatan dan pengelolaan keuangan yang baik dapat membantu pelaku usaha memahami kondisi bisnis secara lebih objektif serta mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tersedia.

Salah satu contoh yang dibahas dalam materi adalah pertumbuhan bisnis kafe di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Perkembangan industri kafe di Mataram mengalami transformasi yang pesat, dari budaya kedai kopi tradisional menjadi bagian dari gaya hidup modern, ruang kerja fleksibel, sekaligus pusat interaksi sosial bagi anak muda dan profesional.

Pertumbuhan tersebut turut didorong oleh beberapa faktor, di antaranya demografi mahasiswa dan pekerja muda, perkembangan industri pariwisata Lombok, serta perubahan gaya hidup masyarakat. Keberadaan perguruan tinggi menciptakan kebutuhan terhadap tempat berkumpul dan bekerja, sementara posisi Mataram sebagai ibu kota provinsi turut menjadikannya sebagai pintu gerbang bagi wisatawan yang berkunjung ke Lombok dan Mandalika.

Namun, pertumbuhan usaha juga menghadirkan tantangan tersendiri dalam pengelolaan keuangan. Salah satu tantangan yang disoroti adalah “Illusion of Cash & Top-Line Trap”, yaitu kondisi ketika pemilik usaha melihat besarnya arus uang tunai maupun transaksi digital yang masuk setiap hari dan kemudian menganggap seluruhnya sebagai keuntungan yang dapat digunakan.

Selain itu, terdapat tantangan berupa pencampuran rekening pribadi dan rekening usaha, termasuk penggunaan rekening bank pribadi atau QRIS atas nama pribadi untuk menerima pembayaran pelanggan. Kondisi tersebut dapat menyulitkan pemilik usaha dalam memisahkan keuangan pribadi dengan keuangan bisnis serta meningkatkan risiko kebocoran kas.

Tantangan lainnya berkaitan dengan kesiapan teknologi dan pengendalian internal. Sebagian pelaku usaha masih enggan berinvestasi pada aplikasi POS berbasis cloud atau sistem pencatatan yang terintegrasi karena menganggapnya sebagai beban biaya. Padahal, penggunaan teknologi dan sistem pencatatan yang tepat dapat menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan bisnis yang lebih terstruktur.

Di sisi lain, pelaku usaha juga perlu memperhatikan sensitivitas pasar dan ketersediaan cash buffer. Pada bisnis kafe di Mataram, misalnya, pasar yang didominasi mahasiswa cenderung sensitif terhadap harga dan perubahan tren, termasuk adanya periode low season ketika masa libur semester. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kesiapan finansial agar bisnis mampu menghadapi perubahan permintaan.

Melalui webinar ini, peserta diajak untuk melihat bahwa membangun bisnis berkelanjutan membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menghasilkan pendapatan. Pelaku usaha perlu memiliki sistem yang dapat membantu mengendalikan arus keuangan, memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, memanfaatkan teknologi secara tepat, serta mempersiapkan bisnis menghadapi berbagai kondisi pasar.

Pada akhirnya, merdeka finansial bagi pelaku usaha bukan sekadar tentang seberapa besar omzet yang dihasilkan, melainkan seberapa kuat sistem yang menjaga dan mengembangkan bisnis tersebut. Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam materi webinar ini.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FAME Indonesia untuk terus menghadirkan ruang edukasi yang relevan bagi akademisi, praktisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Melalui semangat “Berbagi Ilmu Tanpa Batas”, FAME Indonesia berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan praktis sekaligus mendorong semakin banyak pelaku usaha untuk membangun sistem keuangan yang sehat demi keberlanjutan bisnis.

FAME Insight

“Merdeka Finansial Bukan Sekedar Tentang Seberapa Besar Omset Yang Dihasilkan, Melainkan Seberapa Kuat Sistem Yang Menjaga Dan Mengembangkan.”

FAME Indonesia
Berbagi Ilmu Tanpa Batas

Video Terkait

Copyright FAME 2022. All Rights Reserved